Pages

Tuesday, 22 January 2013

Responding To Job Offers

Assalamualikum

When you get a call, e-mail or letter stating that you have been accepted for the job, it is only polite to respond in writing. Your letter will help formally confirm that you accept the job offer. When responding in writing ensure you use the formal letter format. Include your address and contact number. Address the letter to the person who offered you the position. The name of the person is usually stated in the offer letter. Make sure you write the letter well this is going to be reflection of your work. Always check you letter before your sending to ensure there no grammatical and punctuation errors. You letter should be pleasant and brief. It should include the following :

  • Thank the organisation for the offer.
  • Written confirmation that you accept the job offer.
  • The terms and conditions of employment (e.g. salary, working hours, fringe benefits, location) it's important restate these details as they provide documentation before an actual working contract is signed.
  • When you can start working (i.e.date of employment).
  • Conclude with a statement expressing your gratitude for giving you the opportunity to contribute to the organisation.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Your name and address

Day, Month, Year

Full address of recipient / company

Salutation
(example : Sir, Madam, Mr, Mrs, Miss)

Subject : Title of Subject
(example: Re: Acceptance for the Post of Assistant Manager)

Body of Letter
Paragraph 1-purpose of writing-Thank the company and state your decision.
Paragraph 2-Restate the contract provisions as stated in the letter.
Paragraph 3-State when you can start work and end with a statement expressing your appreciation

Closing
....................(signature)
your name.

------------------------------------------------------------------------------------------------------


p/s : but when you decline a job offer, whatever the reason, do not ignore the offer letter. You must be professional and respond to it appropriately ........decline politely.


source : Dewan Siswa

Friday, 18 January 2013

My Twenty Years From Now

Assalamualaikum


Twenty years from now, 
you will be more disappointed by the things 
you didn't do than by the ones you did. 
So throw off the bowlines.
Sail away from the safe harbor. 
Catch the trade winds in your sails.
Explore, dream, discover.
You only live once,
but if you do it right,
once is enough.


Enjoy the little things in life,
for one day you'll look back
and realize they were the big things....

You Have Come This Far, Don't Give Up Now

Assalamualaikum

Sekarang tepat 12.28 tengahari dan kedengaran azan Zohor berkemundang di segenap penjuru kampung.  Sekejap lagi waktu akan mengajak ke jam 1.00 petang, detik demi detik terus berlalu tanpa apa-apa coretan yang aku buat di atas kertas putih terpapar di screen lappy. Bahan-bahan rujukan untuk buat assignment orang pun masih lagi berselerak di atas meja. Tak tahu mula dari mana dahulu, terlalu 'banyak' bahan rujukan yang perlu dirujuk, sampai kepala pun pening memikirkannya. Apatah lagi, tesis sarjana pun belum berjalan sepenuhnya, ini kan pula tugasan orang perlu dibuat. 

Mengambil upah buat assignment orang ne pun untuk menampung perbelanjaan seharian aku yang masih belum berkerja lagi. *hahaha... Biasa lah, aku yang belum dapat kerja ne terpaksa buat duit dari rumah ja lah.


Rajinnya, siapa yang kemas buku-buku ne semua..hehe  :p xoxo..

Apa boleh buat, sudah alang-alang belajar tinggi-tinggi macam ne, kena diteruskan juga kalau tak, sampai bila-bila pun tak akan kemana dan tak akan selesai. Ada seorang kawan pernah hantar sms dengan aku beberapa minggu-minggu yang lalu, dia mesej "Kenapa perlu sambung ke peringkat sarjana lagi, ijazah pun sudah cukup". Serius, text mesej daripada kawan aku itu masih aku ingat sampai sekarang. Sangat-sangat bawa kesan dalam minda aku yang hampir-hampir berkarat..xoxo haha -_-'

Sebenarnya, aku tak pernah terfikir pun nak sambung peringkat sarjana. Perancangan nak sambung tu memang ada, tapi taklah tempoh terdekat ne, i mean selepas konvo. Allah sudah tentukan apa yang terbaik untuk kita. Aku tak pernah menyalahkan takdir, sebab aku tau setiap perkara yang dibuat ada hikmah disebaliknya. Kerana perancangan Allah lebih baik daripada perancangan manusia. Sehingga sekarang dan sampai bila-bila pun aku yakin Allah telah takdirkan sesuatu perkara adalah untuk kebaikan manusia. Jadi, kita harus percaya dengan qada dan qadar Allah. Jangan sesekali kita menyalahkan Allah sekiranya perkara yang kita buat tidak memuaskan hati. Janji Allah pasti. Setiap ujian yang Allah turunkan diakhirnya akan beroleh kemanisan.

Sambung sarjana ne bukan sebab suka-suka tapi ilmu yang aku dapat masa aku dari sekolah rendah sehinggalah ke peringkat ijazah belum cukup lagi. Kerana belajar bukan setakat itu saja tapi sampai ke liang lahad, masa kita nak dikebumi pun, pak imam ada ajar kita cara menjawab pertanyaan malaikat dalam kubur apabila disoal. Naaaa, tengok! kita dah tak bernyawa pun kita masih lagi belajar. Malah, malaikat bertemu dengan Nabi Muhammad SAW perkara pertama yang disuruh oleh malaikat kepada nabi adalah 'iqra' atau 'bacalah' (dalam terjemahan bahasa Malaysia nya..)



Pen 'oppa hensem' pemberian daripada kawan yang comel ^^ thanks!

p/s  Ilmu bukan setakat sampai mana kita belajar. Tapi selagi kita masih mampu menghirup udara milik Allah, selagi itulah kita perlu menimba ilmu. Terlalu banyak perkara yang kita tak tahu. Semakin kita keluar dari kepompong hidup kita (i mean dunia luar yang tak pernah kunjungi), semakin kita mencintai ilmu dan terus menerokainya. Kesemua ini bermula dengan MEMBACA! dan melakukan penerokaan ilmu.                                *yang ne jawapan aku yang keseterusnya.